September 2006 pertama kali saya melewati jembatan besi yang melintang di atas jalan A. Yani tepat di depan kampus UINSA. Selama satu bulan jembatan itu selalu ku lewati hampir setiap pagi menuju kampus pencetak guru Universitas Negeri Surabaya. Tidak ada yang berubah dengan jembatan itu. Bedanya adalah dulu saya melewati jembatan itu dari UINSA menuju UNESA, sekarang kebalikannya saya melewati jembatan itu dari UNESA ke UINSA. Sepuluh tahun yang lalu saya pernah tinggal di Masjid di belakang kampus UINSA padahal kuliah saya di UNESA. Memang dari UINSA menuju UNESA lumayan jauh dan itu saya tempuh dengan berjalan kaki. Maklumlah karena ngirit uang saku dan lagi pula saya kuliah di Surabaya tidak membawa motor jadi kemana-mana harus berjalan kaki. Kenapa saya tinggal di masjid sekitar UINSA? padahal kuliah saya waktu itu di UNESA. Ceritanya begini. Saat lulus Madrasah Aliyah di kampung saya tiba-tiba keinginan untuk melanjutkan studi S1 muncul dalam hati saya. Meski saat itu k...
Membangun Peradaban Ekonomi Islam yang Kaffah